Rabu, 16 September 2009

BOLEH PILIH

Posted on 23.14 by Risma

Masuk Surga Dari Delapan Pintu


Masuk Neraka Dari DUA Pintu

Rosulullah shallallaahu ‘alaihi wassalam bersabda, “Barang siapa yang berinfak sepasang onta atau kuda atau lainnya di jalan Allah, maka ia di panggil dari pintu surga, “Wahai hamba Allah, pintu ini lebih baik.” Barang siapa rajin sholat, maka ia dipanggil dari pintu sholat. Barang siapa yang berjihat maka ia dipanggil dari pintu jihat. Barang siapa yang rajin bershodaqoh, maka ia masuk dari pintu shodaqoh. Dan barang siapa rajin berpuasa maka ia di panggil dari pintu Ar-Royyan.”

Abu Bakar berkata, “Wahai Rosulullah, apakah setiap orang dipanggil dari pintu tersebut? Adakah orang yang dipanggil dari semua pintu tersebut?”

Rosulullah bersabda, “ Ya, dan akau berharap bahwa engkau termasuk dari mereka.” (HR. Al-Bukhari & Muslim)

Sesungguhnya Ar-Royyan adalah pintu surga yang dikhususkan untuk orang-orang yang rajin puasa. Puasa yang dimaksud adalah puasa yang di ajarkan dalam Islam, seperti puasa Romadhon, puasa senin kamis, puasa tiga hari setiap bulan pada tanggal13,14 dan15 bulan Qomariyyah, puasa Arofah, puasa Daud, puasa enam hari di bulan Syawal dan masih banyak lagi puasa sunat lainnya.

Selain Arr-Royyan , di surga terdapat

satu pintu, tapi ada juga yang bebas masuk melalui delapan pintu, Siapa mereka?

Rosulullah shallallaahu ‘Alaihi Wassalam bersabda, “Barang siapa berwudhu kemudian menyempurnakan wudhunya lalu membaca : Asyhadu alla illaaha illallaahu wahdahulaa syarika lahu wa asyhadu anna Muhammadan ‘abduhu wa rasuuluh (Aku bersakasi tiada tuhan selain yang berhak disembah selain Allah, tiada sekutu bagi-Nya, dan akau bersaksi bahwa Muhammad adalah utusan-Nya), maka akan dibukakan baginya delapan pintu surga, dan ia masuk dari mana saja yang ia sukai.” (HR. Muslim)

Jalan untuk masuk surga melalui delapan pintu ternyata tidaklah sulit, namun mengapa kita enggan mengamalkannya. Mudah-mudahan bukan karena malas atau karena benci surga.

Ya, Allah berilah kami kekuatan dan sikap istiqomah untuk menempuh jalan menuju surga-Mu! Amien.


Sesungguhnya manusia paling banyak terjerumus ke dalam neraka karena dua hal. Pertama karena lisanya, kedua karena kemaluannya. Kedua organ manuasia tersebut memang paling banyak berperan dalam urusan dosa.

Dosa-dosa yang sering terjadi karena lisan antara lain ghibah (menggunjing / ngrumpi), mencaci, mengumpat, menghasut, mengadu domba, banyak mencela, berdusta, berkata kotor, menipu, bersumpah palsu, atau mencari kesalahan-kesalahan orang lain.

Allah berfirman, “…Dan janganlah kamu mencari-cari kesalahan orang lain dan janganlah sebagian kamu menggunjing sebagian orang lain. Sukakah sebagian diantara kamu memakan daging saudaranya yang sudah mati? Maka kamu tentulah jijik kepadanya…”(QS. Al-Hujaraat:12)

Menggunjing orang lain Allah samakan dengan memakan daging saudaranya yang sudah mati. Sungguh menjijikan bukan? Siapa diantara kita yang mau memakan bangkai? Sesungguhnya celakalah kita kalau sampai terjangkiti virus ghibah ini, apalagi kalau sampai menjadi hoby, menjadi profesi.

Dari ghibah saja, lisan sudah mendapat banyak dosa. Apalagi ditambah dengan

mencaci, mengumpat menghasut dan sebagainya. Pantaslah jika lisan menduduki peringkat atas dalam menjerumuskan manusia ke dalam api neraka.

Yang menduduki peringkat atas lainya adalah kemaluan. Dosa terbesar karena kemaluan adalah berzina. Allah menyatakan, “Dan jangnlah kamu berzina, sesungguhnya zina itu perbuatan yang keji dan suatu jalan yang buruk.”(QS. Al-Israa’:32)

Oleh karena itu barang siapa tidak bisa mengendalikan dua organ tersebut, maka ia terancam api neraka, sedangkan bila ia mampu mengendalikanya maka ia akan selamat dunia dan akhirat.

Rosulullah SAW bersabda, “Barang siapa yang dapat menjamin untuku apa yang ada di antara dua rahangnya(lisan) dan apa yang ada diantara kedua pahanya (kemaluan) maka aku akan menjamin baginya surga.” (HR. Al-Bukhari & Muslim)

Bila ke surga kita ingin masuk melalui semua pintunya, maka ke neraka kita harus lari dari semua jalan yang akan menjerumuskannya.

Semoga Allah senatiasa melindungi kita dari api neraka. Amien.

No Response to "BOLEH PILIH"