Rabu, 16 September 2009

TAUBAT, PINTU MENUJU ROHMAT

Posted on 23.17 by Risma

Seorang muslim yang baik bukanlah mereka yang tidak pernah melakukan dosa dan kesalahan, karena setiap anak Adam siapapun orangnya , apapun profesinya dan seluas apapun ilmunya pasti tidak akan luput dari yang namanya dosa dan salah.

Namun seorang muslim yang baik adalah mereka yang apabila melakukan kesalahan segera bertaubat atas keesalahannya tersebut dan tidak mengulanginya lagi di masa-masa yang akan datang.

Rosulullah SAW bersabda, “ Setiap anak adam pasti bersalah dan sebaik-baiknya orang bersalah yang mau bertaubat.” (HR At-Tirmidzi, Ibnu Majah, Ahmad&Al-Hakim)

Rosulullah juga bersabda, “Sesungguhnya apabila seorang mukmin melakukan dosa, maka akan terjadi bintik hiatam didalam hatinya. Jika ia bertaubat dan melepaskan dosa tersebut serta berikhtighfar, makahatinya akan dibersihkan . Namun jika ia menambah dosa, maka bintik hitam itu kan bertambah sehingga menutupi hatinya. Maka itulah yang disebut dengan raan (karat) yang disebutkan Allah dalam kitab_Nya, “Sekali-kali tidak demikian, sebenarnya apa yang selalu mereka usahakan itu menutup hati mereka.” (QS. Al-Muthaffifin:14).” (HR. At-Tarmidzi,Ibnu Majah, Ahmad, Ibnu Hibban&Al-Hakim)

Oleh karena itu Allah menyediakan pintu bagi hambnya yang ingin menebus dosa dan kesalahan yang telah ia lakukan. Pintu itu tiada lain adalah taubat, yakni kembalinya seorang hamba Allah “azza wa jalla dari dosa yang telah diperbuatnya, baik karena sengaja maupun tidak dan lahir maupun batin.

Gemilang dosa dari waktu ke waktu, Allah tawarkan saja jalan untuk menghapusnya. Tumpukan kesalahan satu demi satu hingga akhirnya membelebnggu jiwa, Allah berikan kesempatan untuk menyucikannya sampai bersih tiada sisa. Allah mencintai hamba-Nya yang kembali bertaubat. Allah berfirman, “…Sesungguhnya Allah menyukai orang-orang yang mau bertaubat dan orang-orang yang mensucikan diri.” (QS. Al-Baqarah : 22

Kala Dia buka pintu maaf-Nya siang dan malam tiada henti. Dia buka pintu ampunan-Nya kepada siapa yang ingin kembali tanpa kecuali. Tanpa kecuali, semuanya Dia berikan kesempatan yang sama untuk membasuh diri membersihkan kotoran-kotoran yang melekat di hati, lisan, tangan, kaki, dan seluruh anggota badan.

Rosulullah bersabda: “ Sesungguhnya Allah ta’ala membuka tangan-Nya pada malam hari agar bertaubat pada-Nya orang yang bertaubat kejelekannya disiang hari, dan membuka tangn-Nya pada siang hari untuk bertaubat pada-Nya atas kejelekanya pada malam hari. Demikian berlangsung terus menerus sampai matahari terbit dari barat.” (HR. Muslim

Bagi Allah , tida dosa yang tiada termaafkan. Tiada kesalahan yang tida terampunkan. Kunci untuk kembali adalah niat suci yang terukir dilubuk hati yang terdalam. Keinginan taubat yang iklas karena Allah semata, karena takut murka dan siksa-Nya, karena mengharap rahmat dan RidhoNya.

Hamba itu sadar, jika ia tidak bertaubat, Allah akan menurunkan hukuman padanya, baik di dunia maupun akhirat. Tiada yang mampu menghalang-Nya menimpakan siksa. Tiada yang mampu mencegah-Nya jika Dia berkehendak melemparkan hamba itu kedalam jurang api neraka.

Tapi hamba itu sadar juga, Allah pun mau mengampuni dosa seberat apapun beratnya. Karena ituah dia bertaubat dengan sebenar-benarnya, mohon ampun atas semua dosa, bersimpuh sambil menumpahkan airmata sesal di hadapan-Nya.

Meski rahmat dan pintu ampunan-Nya demikian luas, meski Allah mau memaafkan sebesar apapun kesalahan, tapi yang terselip sedikitpun keinginana untuk mengulangi maksiat, karena makna taubat adalah penyesalan dosa dan tekad diri untuk tidak mengulanginya lagi.

No Response to "TAUBAT, PINTU MENUJU ROHMAT"